Friday, November 30, 2018

Selangkah Maju, DPMD Ngawi Lakukan Promo Potensi Desa Melalui Karya Visual

SiagaNews || Melalui ide cemerlang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi menggelar penilaian lomba video promosi potensi desa berlabel ‘Desaku Oke 2018’ lokasi di Museum Trinil Ngawi, Kamis, (29/11/2018). Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Ngawi Budi Sulistyono bersama jajaran terkait.


Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi mengatakan, pada dasarnya ingin mengembangkan potensi yang dimiliki suatu desa melalui sarana media elektronik. Dalam setiap pengiriman video durasinya hanya dibatasi 5 menit dengan mengangkat tema dari potensi desa berasal tentu yang paling menonjol dan original.


“Lomba promosi potensi desa baru pertama kalinya kita gelar. Sesuai arahan bupati agar desa tersebut akan lebih mandiri dan bisa mensejahterakan masyarakatnya dari sisi perputaran roda perekonomian,” terang Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi.


Kabul pun meyakinkan, kepada desa yang memperoleh penilaian tertinggi atas karya visual video promosi potensi desa akan diikutkan dalam setiap momen kegiatan ditingkat propinsi maupun nasional. Dalam sistim penilaiannya yang melibatkan tim juri dari Dispora, Infokom dan pihak ketiga yang berkompeten akan memberlakukan pada poin subscribe atau like pada video yang diunggah dijejaring sosial khususnya youtube.


“Tentunya yang paling banyak mendapat like dari video itu pasti mereka yang menang tetapi akan ditambah dengan nilai dari pada juri,” beber Kabul.


Diakui Kabul, sampai batas akhir penilaian kali ini hanya 13 desa dari 19 kecamatan yang mengirimkan karya visual video dengan tema berbeda. Diharapkan, dengan digelarnya video promo potensi desa akan merangsang desa-desa yang lain untuk lebih berkompetisi lagi ditahun berikutnya. Hanya saja untuk tahun pertama kali ini memang dibatasi setiap kecamatan hanya satu desa yang harus mengirimkan video.


Dalam kesempatan itu lomba video promo potensi desa melalui gelaran penganugerahan Bupati Award ada tiga desa yang mencapai poin teratas. Untuk juara I disabet Desa Pandansari, Kecamatan Sine disusul Juara II ditangan Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren dan Juara III Desa Danguk, Kecamatan Karangjati.


Ditempat yang sama Bupati Ngawi Budi Sulistyono menegaskan, lomba video promo potensi desa merupakan satu bentuk aktualisasi desa dalam menciptakan suatu karya seni yang asli termasuk penyajian konten. Selebihnya, dari karya seni visual itu bisa mencerminkan satu kemajuan pembangunan berbasis pedesaan atas bantuan yang digelontorkan pemerintah pusat baik dari dana desa maupun anggaran dana desa.


“Dengan jumlah anggaran yang cukup besar masuk ke desa sebetulnya satu bentuk otonomi yang harus dibangun desa itu sendiri. Dengan catatan ada skala prioritas terutama masalah infrastruktur sebagai mana arahan Presiden Jokowi,” ungkap Bupati Ngawi. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: