Tuesday, August 7, 2018

Kanang Sebut Tidak Ada Gas Beracun Dari Pusat Semburan

SiagaNews || Pasca kejadian sumur sawah menyembur milik Mujianto pada Minggu kemarin, (05/08), sekitar pukul 05.30 WIB di area sawah masuk Dusun Weru, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Kini, Bupati Ngawi Budi Sulistyono atau Kanang langsung cek lokasi sekitar pukul 10.00 WIB pada Senin, (06/08).


Menurutnya, dari pengamatan yang ada semburan sumur yang berupa air bercampur material tidak berbahaya bagi kesehatan setelah dipastikan tidak mengandung gas beracun. Hanya saja dipastikan ada tekanan gas bumi dari dalam tanah yang menyebabkan semburan sumur setinggi puluhan meter tersebut.


“Yang jelas sewaktu kita cek ke pusat semburan tidak ada gasnya. Namun bagi warga yang melihat juga harus ekstra waspada dan hati-hati,” terang Kanang, Senin, (06/08).


Terkait semburan itu beber Kanang, tetap akan memanggil pihak ESDM Jatim untuk melakukan penelitian. Jika dipastikan ada kandungan gas bumi maka tidak menutup kemungkinan bakal di eksplorasi jangka pangjangnya melibatkan pemerintah pusat.


Menyusul di area persawahan yang sama pernah ada kejadian dua kali sejak pertama ada sumur api. Saat itu sumur sawah milik Salimun mendadak menyembur dan terjadi kobaran api hingga beberapa api kemudian baru padam. Dengan dasar seperti itu sangat mengindikasikan wilayah sawah disekitar Desa Sidolaju memang ada kandungan gas alam.


“Iya pastinya akan kita lihat dampaknya apakah memanfaatkan atau tidak. Kalau sekiranya positif tetap akan di eksplorasi,” sambung Kanang.


Semburan sumur yang menggerkan warga sekitar maupun luar daerah menyusul kejadian semburan sumur sawah milik Mujianto warga Desa Pelanglor, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Saat itu sumur sawah milik salah satu petani ini hendak dioperasikan bertenaga listrik dengan sibel.


Mendadak saat dinyalakan, ada semburan air bercampur material dari sumur sedalam 80 meter milik Mujianto ini. Bahkan semburan itu pertama kalinya mempunyai tekanan kuat hingga tingginya mencapai 30 meter lebih. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: