Tuesday, July 17, 2018

Di Ngawi, Nekat Pensiun Dini Demi Kursi Legislatif

SiagaNews || Sudirman pria kelahiran 54 tahun lalu yang notabene menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Ngawi nekat pindah haluan kepengen menjadi wakil rakyat pada Pemilu 2019 mendatang. Kepastian dari pria berkumis tebal tersebut setelah dirinya hadir pada proses pendaftaran caleg bersama puluhan orang PDIP di KPU Kabupaten Ngawi, Selasa, (17/07).

Ketika ditelusuri lebih lanjut, nama Sudirman tercatat sebagai salah satu caleg PDIP yang bakal merebutkan kursi dari Dapil III (Geneng, Gerih dan Kendal) dengan nomor urut 3. Sudirman yang keseharianya akrab dengan kalangan wartawan ini pun mengaku cukup ‘pede’ dengan niatnya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Ngawi.

Dengan alasan itu, sekarang ini dirinya memproses pengunduran diri sebagai PNS sebagai satu persyaratan mutlak jika ingin merebutkan kursi empuk ‘wakil rakyat’ pada pesta demokrasi yang kurang setahun lagi digelar. Kata Dirman demikian sapaan akrabnya, ia memang ingin pensiun dini sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah hatinya terpanggil untuk menyuarakan rakyat.

“Insyallah apabila saya lolos verifikasi persyaratan akan segera mengurus pensiun dini. Dan nantinya saya akan komitmen apabila diberikan amanah untuk mewakili rakyat,” singkat Dirman.

Ia pun cukup gambling dengan tekadnya itu. Jika belum mendapat ridho atas hasil suara melalui Dapil III Pemilu  2019 ia akan kembali ke masyarakat dan beraktivitas tanpa ada sesal dikemudian hari. Namun Dirman cukup yakin atas nomor urut 3 atas nomor pencalegan melalui PDIP. Sebab mempunyai hoki tersendiri apabila diakumulasikan dengan nomor urut partai dan daerah pemilihan yang semuanya 3.

“Nomor PDIP jelas 3 dari dapil 3 dan terakhir nomor urut pencalegan saya 3 maka hasil akhir 9 berati poin mutlak. Dan nilai penuh itu bagi saya sebagai modal optimis untuk merebutkan kursi nantinya,” bebernya.

Terpisah, Samsyul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi menjelaskan jika ada PNS menjadi calon legislatif dari satu partai maka harus mengundurkan diri. Mengingat PNS wajib mundur untuk jadi caleg, sesuai dengan aturan netralitas PNS dalam UU Nomor 08 Tahun 2012. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: