Friday, January 19, 2018

Wakil Ketua DPRD, Akan Inovasi Kapolres Ngawi Berantas Buta Baca Al Qur’an


SiagaNews || Secara nasional boleh dibilang baru pertama kalinya inovasi Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu tentang pemberantasan buta baca Al Qur’an dilingkungan anggota kepolisian dijajaranya. Langkah konvensional ini pun tak pelak banjir apresiasi positif dari berbagai kalangan. Setelah sebelumnya ada sambutan hangat dari Ketua PCNU Kabupaten Ngawi KH.Ahmad Ulinnuha Rozy kini kalangan wakil rakyat juga angkat bicara.


Seperti yang disampaikan Maryoto Wakil Ketua DPRD Ngawi memberikan isyarat lampu hijau terhadap komitmen Kapolres Ngawi dalam melakukan pemberantasan buta baca Al Qur’an bagi anggota kepolisian yang beragama Islam. Menurutnya, kebijakan tersebut sudah sangat pas dan harus disuport dari berbagai pihak mengingat pentingnya inisiatif dari orang nomor satu di jajaran Polres Ngawi dalam mencetak kepribadian yang baik di internalnya.


“Kami sangat mengapresiasi luar biasa tentunya terobosan itu sebagai hal baru dikalangan kepolisian bahkan nasional. Dan ini apapun alasanya harus direalisasikan secara tuntas dengan didorong oleh semua pihak,”terang Maryoto Wakil Ketua DPRD Ngawi via selular, Jum’at (19/01).


Jelasnya, dengan pemberantasan buta baca Al Qur’an akan bermuara pada penguatan dan memperlancar tugas pokok institusi kepolisian sebagai pelayan sekaligus pengayom masyarakat. Hasilnya, dengan kemampuan baca tulis Al Qur’an setiap individu kepolisian akan mendekatkan hubungan horizontal baik sosilogis maupun ideologis dengan berbagai kalangan masyarakat yang mayoritas muslim.


Besar harapan Maryoto, langkah Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu tersebut menjadi satu kebijakan nasional dan ditularkan ke jajaran terkait lainya baik setingkat Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri. Menyusul ide brilliant Kapolres Ngawi sifatnya sangat strategis mengandung muatan edukasi sekaligus pembelajaran terhadap pembentukan pribadi santun dan berakhalakul karimah.


Maryoto menegaskan, komitmen ini harus digencarkan lagi dan seiring dengan program Subuh berjamaah yang diinisiasi Kabagsumda Polres Ngawi Kompol Bahrun Nasikin. Dan program berantas buta baca Al Qur’an merupakan salah satu upaya untuk menjawab kegelisahan sebagian besar masyarakat Kabupaten Ngawi yang mayoritas muslim bahwa minat masyarakat menurun untuk mengaji. Selain itu sebagai sinergitas terhadap salah satu Peraturan Daerah (Perda) tentang wajib baca Al Qur’an yang telah di ‘dok’ wakil rakyat beberapa tahun lalu.


Sementara itu Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu berujar akan tetap konsisten dengan gerakan berantas buta baca Al Qur’an. Bahkan tiga bulan kedepan ia berencana akan melaksanakan semacam cerdas cermat tentang penguasaan membaca Al Qur’an yang bakal diikuti anggota baik dari jajaran Polsek maupun internal Polres Ngawi. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: